Sabtu, 06 Februari 2016

Perbedaan Jilbab dan Kerudung



Yang Dianggap Sama



 ( Antara Jilbab dan Khimar/ Kerudung )


Hijab, Jilbab, dan Khimar/Kerudung  diartikan sama oleh hampir sebagian masyarakat Indonesia. Hal ini terjadi karena kebiasaan masyarakat dalam menggunakan bahasa. Namun kebiasaan tersebut mempengaruhi pola pikir dan tingkah laku dalam penerapannya. Yang disayangkan lagi masyarakat hanya mengikuti sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan tanpa mengkaji ulang tentang salah atau benarnya.
Wanita wajib atas hijab. Hijab berasal dari bahasa arab, artinya sama dengan tabir atau diding/penutup. Pengertian yang dimaksud dari hijab atau tabir disini adalah tirai penutup atau sesuatu yang memisahkan/membatasi baik berupa tembok, bilik, gorden, kain dan lain-lain. Dalam kaitannya aurat wanita, maka hijab disini adalah penutup daripada aurat wanita. Aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Dan penutup aurat wanita disini adalah jilbab dan khimar/ kerudung.
Ada sebuah hadist penuturan ‘Aisyah r.a. bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda: Wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita, apabila telah balig (mengalami haid), tidak layak tampak dari tubuhnya kecuali ini dan ini (seraya menunjuk muka dan telapak tangannya). (HR Abu Dawud). Dari penjelasan di atas, jelaslah bahwa yang biasa tampak adalah muka dan kedua telapak tangan. Jadi selain muka dan kedua telapak tangan, maka harus ditutup. Kerudung untuk menutup rambut/ kepala, Jilbab untuk menutup badan. Namun ada satu lagi yang sering diabaikan yaitu kaos kaki. Kaki juga aurat bagi wanita, sehingga harus ditutup juga menggunakan kaos kaki.
Jilbab dan kerudung adalah berbeda. Allah telah berfirman, "Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin:"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya[**] ke seluruh tubuh mereka".yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." ( Q.S Al-Ahzab : 59). Kita lihat catatan kaki yang ada di Al-Qur’an. Disana tertulis bahwa Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup seluruh aurat wanita. Berarti juga tidak berupa dua potong pakaian ( atasan dan rok) yang terpisah.
Sedangkan Khimar/ kudung/ kerudung adalah kain yang menutupi kepala/rambut, hingga menutupi dada. Allah telah berfirman," Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya,kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka,atau putera-putera suami mereka,atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam,atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah,Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung." (QS An Nuur:31).
Berdasarkan firman Allah tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa seorang wanita wajib berhijab yaitu mengenakan jilbab dan khimar/ kudung/  kerudung. Khimar/ kudung/ kerudung  adalah kain yang menutupi kepala/rambut, hingga menutupi dada. Sedangkan jilbab adalah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup seluruh aurat wanita (dikenal "gamis" di indonesia).
            Masalah ini memang terlihat sepele, akan tetapi jangan dianggap sepele. Rasulullah bersabda: “Wahai Ali pada malam mi’raj ketika aku pergi ke langit , aku melihat wanita–wanita umatku dalam azab dan siksa yang sangat pedih sehingga aku tidak mengenali mereka. Oleh karena itu, sejak aku melihat pedihnya azab dan siksa mereka, aku menangis. Kemudian beliau bersabda: “Aku melihat wanita yang digantung dengan rambutnya dan otak kepalanya mendidih. Rasulullah saw bersabda: “Wanita yang digantung dengan rambutnya dan otak kepalanya mendidih adalah wanita yang tidak mau menutupi rambutnya dari pandangan laki-laki yang bukan mahram”. Sungguh sangat mengerikan adzabnya.
            Di dalam hadits , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga menjelaskan tentang sifat wanita penduduk neraka, beliau bersabda :“ … dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta. Mereka tidak masuk Surga dan tidak mendapatkan wanginya Surga padahal wanginya bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu) .
            Berdasarkan hadist diatas, yang dimaksud wanita yang berpakaian telanjang adalah wanita yang memakai pakaian, tetapi masih terlihat lekuk tubuhnya dan tipis. Sedangkan yang dimaksud dengan “kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta” adalah wanita yang biasanya mengikat rambut mereka hingga ke atas dan membentuk bendolan sepeti punuk unta. Sekarang pun banyak trend ciput/kerudung dalam  atau bahasa kerennya “Cipon” atau ciput punuk onta. . Berhati-hati dalam berpakaian khususnya bagi seorang wanita adalah sangat penting 


Perbedaan Jilbab dan Kerudung



Yang Dianggap Sama



 ( Antara Jilbab dan Khimar/ Kerudung )


Hijab, Jilbab, dan Khimar/Kerudung  diartikan sama oleh hampir sebagian masyarakat Indonesia. Hal ini terjadi karena kebiasaan masyarakat dalam menggunakan bahasa. Namun kebiasaan tersebut mempengaruhi pola pikir dan tingkah laku dalam penerapannya. Yang disayangkan lagi masyarakat hanya mengikuti sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan tanpa mengkaji ulang tentang salah atau benarnya.
Wanita wajib atas hijab. Hijab berasal dari bahasa arab, artinya sama dengan tabir atau diding/penutup. Pengertian yang dimaksud dari hijab atau tabir disini adalah tirai penutup atau sesuatu yang memisahkan/membatasi baik berupa tembok, bilik, gorden, kain dan lain-lain. Dalam kaitannya aurat wanita, maka hijab disini adalah penutup daripada aurat wanita. Aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Dan penutup aurat wanita disini adalah jilbab dan khimar/ kerudung.
Ada sebuah hadist penuturan ‘Aisyah r.a. bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda: Wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita, apabila telah balig (mengalami haid), tidak layak tampak dari tubuhnya kecuali ini dan ini (seraya menunjuk muka dan telapak tangannya). (HR Abu Dawud). Dari penjelasan di atas, jelaslah bahwa yang biasa tampak adalah muka dan kedua telapak tangan. Jadi selain muka dan kedua telapak tangan, maka harus ditutup. Kerudung untuk menutup rambut/ kepala, Jilbab untuk menutup badan. Namun ada satu lagi yang sering diabaikan yaitu kaos kaki. Kaki juga aurat bagi wanita, sehingga harus ditutup juga menggunakan kaos kaki.
Jilbab dan kerudung adalah berbeda. Allah telah berfirman, "Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin:"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya[**] ke seluruh tubuh mereka".yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." ( Q.S Al-Ahzab : 59). Kita lihat catatan kaki yang ada di Al-Qur’an. Disana tertulis bahwa Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup seluruh aurat wanita. Berarti juga tidak berupa dua potong pakaian ( atasan dan rok) yang terpisah.
Sedangkan Khimar/ kudung/ kerudung adalah kain yang menutupi kepala/rambut, hingga menutupi dada. Allah telah berfirman," Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya,kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka,atau putera-putera suami mereka,atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam,atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah,Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung." (QS An Nuur:31).
Berdasarkan firman Allah tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa seorang wanita wajib berhijab yaitu mengenakan jilbab dan khimar/ kudung/  kerudung. Khimar/ kudung/ kerudung  adalah kain yang menutupi kepala/rambut, hingga menutupi dada. Sedangkan jilbab adalah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup seluruh aurat wanita (dikenal "gamis" di indonesia).
            Masalah ini memang terlihat sepele, akan tetapi jangan dianggap sepele. Rasulullah bersabda: “Wahai Ali pada malam mi’raj ketika aku pergi ke langit , aku melihat wanita–wanita umatku dalam azab dan siksa yang sangat pedih sehingga aku tidak mengenali mereka. Oleh karena itu, sejak aku melihat pedihnya azab dan siksa mereka, aku menangis. Kemudian beliau bersabda: “Aku melihat wanita yang digantung dengan rambutnya dan otak kepalanya mendidih. Rasulullah saw bersabda: “Wanita yang digantung dengan rambutnya dan otak kepalanya mendidih adalah wanita yang tidak mau menutupi rambutnya dari pandangan laki-laki yang bukan mahram”. Sungguh sangat mengerikan adzabnya.
            Di dalam hadits , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga menjelaskan tentang sifat wanita penduduk neraka, beliau bersabda :“ … dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta. Mereka tidak masuk Surga dan tidak mendapatkan wanginya Surga padahal wanginya bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu) .
            Berdasarkan hadist diatas, yang dimaksud wanita yang berpakaian telanjang adalah wanita yang memakai pakaian, tetapi masih terlihat lekuk tubuhnya dan tipis. Sedangkan yang dimaksud dengan “kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta” adalah wanita yang biasanya mengikat rambut mereka hingga ke atas dan membentuk bendolan sepeti punuk unta. Sekarang pun banyak trend ciput/kerudung dalam  atau bahasa kerennya “Cipon” atau ciput punuk onta. . Berhati-hati dalam berpakaian khususnya bagi seorang wanita adalah sangat penting juga.

Perbedaan Jilbab dan Kerudung



Yang Dianggap Sama



 ( Antara Jilbab dan Khimar/ Kerudung )


Hijab, Jilbab, dan Khimar/Kerudung  diartikan sama oleh hampir sebagian masyarakat Indonesia. Hal ini terjadi karena kebiasaan masyarakat dalam menggunakan bahasa. Namun kebiasaan tersebut mempengaruhi pola pikir dan tingkah laku dalam penerapannya. Yang disayangkan lagi masyarakat hanya mengikuti sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan tanpa mengkaji ulang tentang salah atau benarnya.
Wanita wajib atas hijab. Hijab berasal dari bahasa arab, artinya sama dengan tabir atau diding/penutup. Pengertian yang dimaksud dari hijab atau tabir disini adalah tirai penutup atau sesuatu yang memisahkan/membatasi baik berupa tembok, bilik, gorden, kain dan lain-lain. Dalam kaitannya aurat wanita, maka hijab disini adalah penutup daripada aurat wanita. Aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Dan penutup aurat wanita disini adalah jilbab dan khimar/ kerudung.
Ada sebuah hadist penuturan ‘Aisyah r.a. bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda: Wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita, apabila telah balig (mengalami haid), tidak layak tampak dari tubuhnya kecuali ini dan ini (seraya menunjuk muka dan telapak tangannya). (HR Abu Dawud). Dari penjelasan di atas, jelaslah bahwa yang biasa tampak adalah muka dan kedua telapak tangan. Jadi selain muka dan kedua telapak tangan, maka harus ditutup. Kerudung untuk menutup rambut/ kepala, Jilbab untuk menutup badan. Namun ada satu lagi yang sering diabaikan yaitu kaos kaki. Kaki juga aurat bagi wanita, sehingga harus ditutup juga menggunakan kaos kaki.
Jilbab dan kerudung adalah berbeda. Allah telah berfirman, "Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin:"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya[**] ke seluruh tubuh mereka".yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." ( Q.S Al-Ahzab : 59). Kita lihat catatan kaki yang ada di Al-Qur’an. Disana tertulis bahwa Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup seluruh aurat wanita. Berarti juga tidak berupa dua potong pakaian ( atasan dan rok) yang terpisah.
Sedangkan Khimar/ kudung/ kerudung adalah kain yang menutupi kepala/rambut, hingga menutupi dada. Allah telah berfirman," Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya,kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka,atau putera-putera suami mereka,atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam,atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah,Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung." (QS An Nuur:31).
Berdasarkan firman Allah tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa seorang wanita wajib berhijab yaitu mengenakan jilbab dan khimar/ kudung/  kerudung. Khimar/ kudung/ kerudung  adalah kain yang menutupi kepala/rambut, hingga menutupi dada. Sedangkan jilbab adalah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup seluruh aurat wanita (dikenal "gamis" di indonesia).
            Masalah ini memang terlihat sepele, akan tetapi jangan dianggap sepele. Rasulullah bersabda: “Wahai Ali pada malam mi’raj ketika aku pergi ke langit , aku melihat wanita–wanita umatku dalam azab dan siksa yang sangat pedih sehingga aku tidak mengenali mereka. Oleh karena itu, sejak aku melihat pedihnya azab dan siksa mereka, aku menangis. Kemudian beliau bersabda: “Aku melihat wanita yang digantung dengan rambutnya dan otak kepalanya mendidih. Rasulullah saw bersabda: “Wanita yang digantung dengan rambutnya dan otak kepalanya mendidih adalah wanita yang tidak mau menutupi rambutnya dari pandangan laki-laki yang bukan mahram”. Sungguh sangat mengerikan adzabnya.
            Di dalam hadits , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga menjelaskan tentang sifat wanita penduduk neraka, beliau bersabda :“ … dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta. Mereka tidak masuk Surga dan tidak mendapatkan wanginya Surga padahal wanginya bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu) .
            Berdasarkan hadist diatas, yang dimaksud wanita yang berpakaian telanjang adalah wanita yang memakai pakaian, tetapi masih terlihat lekuk tubuhnya dan tipis. Sedangkan yang dimaksud dengan “kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta” adalah wanita yang biasanya mengikat rambut mereka hingga ke atas dan membentuk bendolan sepeti punuk unta. Sekarang pun banyak trend ciput/kerudung dalam  atau bahasa kerennya “Cipon” atau ciput punuk onta. . Berhati-hati dalam berpakaian khususnya bagi seorang wanita adalah sangat penting juga.

Jilbab dan Kerudung itu tiak sama lho...



Yang Dianggap Sama



 ( Antara Jilbab dan Khimar/ Kerudung )


Hijab, Jilbab, dan Khimar/Kerudung  diartikan sama oleh hampir sebagian masyarakat Indonesia. Hal ini terjadi karena kebiasaan masyarakat dalam menggunakan bahasa. Namun kebiasaan tersebut mempengaruhi pola pikir dan tingkah laku dalam penerapannya. Yang disayangkan lagi masyarakat hanya mengikuti sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan tanpa mengkaji ulang tentang salah atau benarnya.
Wanita wajib atas hijab. Hijab berasal dari bahasa arab, artinya sama dengan tabir atau diding/penutup. Pengertian yang dimaksud dari hijab atau tabir disini adalah tirai penutup atau sesuatu yang memisahkan/membatasi baik berupa tembok, bilik, gorden, kain dan lain-lain. Dalam kaitannya aurat wanita, maka hijab disini adalah penutup daripada aurat wanita. Aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Dan penutup aurat wanita disini adalah jilbab dan khimar/ kerudung.
Ada sebuah hadist penuturan ‘Aisyah r.a. bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda: Wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita, apabila telah balig (mengalami haid), tidak layak tampak dari tubuhnya kecuali ini dan ini (seraya menunjuk muka dan telapak tangannya). (HR Abu Dawud). Dari penjelasan di atas, jelaslah bahwa yang biasa tampak adalah muka dan kedua telapak tangan. Jadi selain muka dan kedua telapak tangan, maka harus ditutup. Kerudung untuk menutup rambut/ kepala, Jilbab untuk menutup badan. Namun ada satu lagi yang sering diabaikan yaitu kaos kaki. Kaki juga aurat bagi wanita, sehingga harus ditutup juga menggunakan kaos kaki.
Jilbab dan kerudung adalah berbeda. Allah telah berfirman, "Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin:"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya[**] ke seluruh tubuh mereka".yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." ( Q.S Al-Ahzab : 59). Kita lihat catatan kaki yang ada di Al-Qur’an. Disana tertulis bahwa Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup seluruh aurat wanita. Berarti juga tidak berupa dua potong pakaian ( atasan dan rok) yang terpisah.
Sedangkan Khimar/ kudung/ kerudung adalah kain yang menutupi kepala/rambut, hingga menutupi dada. Allah telah berfirman," Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya,kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka,atau putera-putera suami mereka,atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam,atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah,Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung." (QS An Nuur:31).
Berdasarkan firman Allah tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa seorang wanita wajib berhijab yaitu mengenakan jilbab dan khimar/ kudung/  kerudung. Khimar/ kudung/ kerudung  adalah kain yang menutupi kepala/rambut, hingga menutupi dada. Sedangkan jilbab adalah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup seluruh aurat wanita (dikenal "gamis" di indonesia).
            Masalah ini memang terlihat sepele, akan tetapi jangan dianggap sepele. Rasulullah bersabda: “Wahai Ali pada malam mi’raj ketika aku pergi ke langit , aku melihat wanita–wanita umatku dalam azab dan siksa yang sangat pedih sehingga aku tidak mengenali mereka. Oleh karena itu, sejak aku melihat pedihnya azab dan siksa mereka, aku menangis. Kemudian beliau bersabda: “Aku melihat wanita yang digantung dengan rambutnya dan otak kepalanya mendidih. Rasulullah saw bersabda: “Wanita yang digantung dengan rambutnya dan otak kepalanya mendidih adalah wanita yang tidak mau menutupi rambutnya dari pandangan laki-laki yang bukan mahram”. Sungguh sangat mengerikan adzabnya.
            Di dalam hadits , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga menjelaskan tentang sifat wanita penduduk neraka, beliau bersabda :“ … dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta. Mereka tidak masuk Surga dan tidak mendapatkan wanginya Surga padahal wanginya bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu) .
            Berdasarkan hadist diatas, yang dimaksud wanita yang berpakaian telanjang adalah wanita yang memakai pakaian, tetapi masih terlihat lekuk tubuhnya dan tipis. Sedangkan yang dimaksud dengan “kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta” adalah wanita yang biasanya mengikat rambut mereka hingga ke atas dan membentuk bendolan sepeti punuk unta. Sekarang pun banyak trend ciput/kerudung dalam  atau bahasa kerennya “Cipon” atau ciput punuk onta. . Berhati-hati dalam berpakaian khususnya bagi seorang wanita adalah sangat penting juga.